Ciamis (Afwaja) – Kementerian Agama Republik Indonesia secara resmi membuka seleksi penerimaan Beasiswa Kerajaan Maroko Tahun 2026 melalui Pengumuman Nomor B-1678/DJ.I/PP.04/05/2026.
Program ini merupakan hasil kerja sama antara Moroccan Agency for International Cooperation (AMCI) melalui Kedutaan Besar Kerajaan Maroko di Jakarta dengan Kementerian Agama RI. Pada tahun ini, pemerintah Maroko menyediakan sebanyak 50 kuota beasiswa penuh bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan studi jenjang sarjana (S1) di berbagai perguruan tinggi di Kerajaan Maroko.
Seleksi calon mahasiswa akan dilaksanakan oleh Konsorsium Pusat Bahasa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Proses seleksi dilakukan secara bertahap melalui Computer Based Test (CBT) kemampuan bahasa Arab dan wawancara tatap muka.
Program ini menjadi salah satu peluang emas bagi generasi muda Indonesia yang ingin menempuh pendidikan tinggi di kawasan Timur Tengah. Maroko sendiri dikenal sebagai salah satu pusat peradaban Islam dengan tradisi keilmuan yang kuat serta memiliki sejumlah perguruan tinggi ternama yang menjadi tujuan studi mahasiswa internasional.
Jadwal Seleksi Beasiswa Maroko 2026
Pendaftaran dibuka mulai 26 Mei hingga 5 Juni 2026 melalui portal resmi seleksi. Setelah proses verifikasi dokumen, peserta yang lolos administrasi akan memperoleh virtual account untuk melakukan pembayaran biaya seleksi.
Tahapan seleksi akan berlangsung sebagai berikut:
- Pendaftaran: 26 Mei – 5 Juni 2026
- Verifikasi dan validasi dokumen: 26 Mei – 5 Juni 2026
- Pembayaran biaya seleksi: 26 Mei – 6 Juni 2026
- Simulasi CBT dan pelaksanaan CBT online: 7 Juni 2026
- Pengumuman hasil CBT: 9 Juni 2026
- Seleksi wawancara: 10 Juni 2026
- Pengumuman hasil akhir: 12 Juni 2026
Peserta dapat mendaftar melalui portal resmi KPB PTKI di: Portal Seleksi Beasiswa Maroko 2026
Informasi teknis lengkap juga tersedia di: KPB PTKI
Persyaratan Peserta
Seleksi ini hanya diperuntukkan bagi lulusan tahun 2025 dan 2026. Dokumen yang wajib diunggah meliputi:
- KTP
- Ijazah dan transkrip nilai (lulusan 2025)
- Surat Keterangan Lulus atau rapor kelas XII (lulusan 2026)
- Pas foto berwarna ukuran 3×4
- Surat izin orang tua/wali bermaterai
Peserta diwajibkan menggunakan email aktif milik pribadi selama proses pendaftaran.
Sistem Seleksi
Tahap pertama berupa CBT online yang menguji kemampuan bahasa Arab. Tes ini dapat diikuti dari rumah dengan menyiapkan laptop minimal Windows 11 yang telah terpasang Safe Exam Browser (SEB), serta telepon genggam dengan aplikasi Zoom sebagai media pengawasan.
Peserta yang dinyatakan lolos CBT akan mengikuti tahap kedua, yaitu wawancara secara tatap muka di lokasi Pusat Pengembangan Bahasa UIN yang dipilih saat pendaftaran.
Materi wawancara mencakup:
- Hafalan Al-Qur’an minimal 1 juz
- Qiraatul kutub
- Wawasan keislaman
- Wawasan kebangsaan
Nilai akhir merupakan akumulasi dari CBT online (60%) dan wawancara (40%).
Biaya Seleksi dan Lokasi Ujian
Peserta yang lolos verifikasi administrasi diwajibkan membayar biaya seleksi sebesar Rp350.000 melalui virtual account yang diterbitkan panitia.
Lokasi Pelaksanaan Seleksi di 16 UIN Indonesia
Untuk memudahkan peserta dari berbagai wilayah, seleksi beasiswa ini akan dilaksanakan melalui Pusat Pengembangan Bahasa di 16 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang tersebar di seluruh Indonesia, yaitu:
- UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
- UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
- UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
- UIN Alauddin Makassar
- UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
- UIN Ar-Raniry Banda Aceh
- UIN Antasari Banjarmasin
- UIN Sunan Ampel Surabaya
- UIN Sunan Gunung Djati Bandung
- UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
- UIN Mataram
- UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
- UIN Raden Intan Lampung
- UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
- UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
- UIN Sunan Kudus
Peserta bebas memilih lokasi seleksi terdekat saat melakukan pendaftaran melalui portal resmi KPB PTKI. Penyebaran lokasi ujian di berbagai daerah ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi calon peserta dari seluruh penjuru Indonesia untuk mengikuti proses seleksi Beasiswa Kerajaan Maroko Tahun 2026.
Peluang Emas Menembus Kampus-Kampus Maroko
Program beasiswa ini menjadi kesempatan berharga bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan studi di negeri yang memiliki sejarah panjang dalam tradisi keilmuan Islam. Selain mendapatkan akses pendidikan berkualitas, mahasiswa juga berkesempatan mendalami bahasa Arab secara langsung di lingkungan akademik internasional.
Bagi para calon peserta, persiapan matang dalam penguasaan bahasa Arab, hafalan Al-Qur’an, dan wawasan keislaman menjadi kunci utama untuk menembus seleksi yang cukup kompetitif ini.
Bagi yang bercita-cita menimba ilmu di Maroko, inilah saat yang tepat untuk mempersiapkan diri dan mengambil langkah besar menuju masa depan akademik yang gemilang.


