Universitas Al-Azhar Resmi Buka Fakultas Al-Qur’an untuk Qiraat dan Ilmu-ilmunya di Kairo

Moment wisuda mahasiswa al-azhar asal indonesia saat wisuda, Foto: Istimewa
Moment wisuda mahasiswa al-azhar asal indonesia saat wisuda, Foto: Istimewa

Kairo, Afwaja — Universitas Al-Azhar Mesir resmi membuka Fakultas Al-Qur’an Al-Karim untuk Qiraat dan Ilmu-ilmunya bagi mahasiswa putra dan putri di Kairo. Pembukaan fakultas baru ini menjadi langkah penting dalam penguatan pendidikan Al-Qur’an dan ilmu qiraat di lingkungan Universitas Al-Azhar.

Peresmian kedua fakultas tersebut berlangsung pada 27 September 2026 di kawasan Nasr City, Kairo. Acara dihadiri Rektor Universitas Al-Azhar, Prof. Dr. Mahmoud Shiddiq, Sekretaris Jenderal Majma’ al-Buhuts al-Islamiyah, Prof. Dr. Muhammad al-Jundi, Wakil Rektor Universitas Al-Azhar untuk urusan cabang putri dan mahasiswa asing, Prof. Dr. Mustafa Abdul Ghani, serta sejumlah dekan, dosen, peneliti dan mahasiswa.

Pendirian fakultas ini sebelumnya telah mendapatkan persetujuan resmi pemerintah Mesir melalui Keputusan Perdana Menteri Nomor 504 Tahun 2026. Keputusan tersebut menetapkan pendirian Fakultas Al-Qur’an Al-Karim untuk Qiraat dan Ilmu-ilmunya bagi putra, yang berlokasi di Fakultas Dakwah Islamiyah Putra, Universitas Al-Azhar Kairo.

Sementara itu, fakultas untuk putri ditempatkan di Fakultas Studi Islam dan Arab Putri, Universitas Al-Azhar Kairo. Keputusan tersebut ditetapkan pada 16 Februari 2026 dan menyatakan bahwa kegiatan akademik kedua fakultas dimulai pada tahun akademik 2026/2027.

Pendirian fakultas ini merupakan tindak lanjut dari persetujuan Dewan Tertinggi Al-Azhar serta rekomendasi Grand Syekh Al-Azhar, Prof. Dr. Ahmad al-Tayyeb. Menurut Majma’ al-Buhuts al-Islamiyah, kehadiran fakultas tersebut menjadi tambahan penting bagi perjalanan keilmuan Al-Azhar dalam menjaga dan mengembangkan studi Al-Qur’an serta qiraat mutawatirah.

Pembukaan fakultas ini tidak hanya berkaitan dengan pengajaran membaca Al-Qur’an, tetapi juga diarahkan untuk membentuk tenaga ahli yang memiliki penguasaan akademik terhadap ilmu Al-Qur’an dan qiraat.

Sekretaris Jenderal Majma’ al-Buhuts al-Islamiyah, Muhammad al-Jundi, mengatakan bahwa pengembangan lembaga dan fakultas khusus di bidang Al-Qur’an dan qiraat menunjukkan perhatian Al-Azhar terhadap Al-Qur’an. Menurutnya, pendidikan di bidang tersebut perlu memadukan ketepatan dalam menerima bacaan secara talaqqi dengan ketelitian dalam kajian ilmiah.

Kehadiran fakultas baru ini juga memperluas jalur akademik bagi mereka yang ingin mendalami qiraat pada tingkat perguruan tinggi. Sebelumnya, Al-Azhar telah memiliki Fakultas Al-Qur’an Al-Karim untuk Qiraat dan Ilmu-ilmunya di Tanta yang berdiri sejak 1991. Untuk mahasiswa putri, program qiraat juga telah tersedia melalui Fakultas Studi Islam dan Arab Putri di Kairo sebelum pendirian fakultas baru tersebut.

Dengan demikian, pembukaan dua fakultas baru di Kairo menjadi bagian dari upaya Al-Azhar memperluas pendidikan khusus Al-Qur’an sekaligus menyiapkan generasi akademisi dan tenaga ahli yang dapat berkontribusi dalam pengajaran, penelitian, serta pengembangan ilmu qiraat.

Langkah tersebut sekaligus menegaskan posisi Al-Azhar sebagai salah satu pusat keilmuan Islam yang terus mempertahankan tradisi transmisi ilmu Al-Qur’an melalui jalur keilmuan yang bersambung, sembari mengembangkannya dalam kerangka pendidikan tinggi modern.

Artikel Serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *