Kairo (Afwaja) – Rumah Mahasiswa Afwaja (RMA) Mesir menggelar Seminar Kepenulisan pada Sabtu (18/7/2026) bertempat di Aula RMA Pusat, Hay Sabi’. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda pembinaan akademik yang wajib diikuti oleh seluruh keluarga RMA sebagai upaya meningkatkan budaya literasi dan kemampuan menulis di kalangan mahasiswa Universitas Al-Azhar Mesir.
Seminar menghadirkan Ust. Zaenal Mustofa sebagai pembina sekaligus pemateri. Dalam kesempatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai metodologi penulisan berbagai jenis karya, mulai dari karya ilmiah, jurnal, berita, opini, hingga esai. Materi disusun secara sistematis agar para mahasiswa mampu memahami perbedaan karakteristik setiap bentuk tulisan serta teknik penyusunannya sesuai kaidah akademik dan jurnalistik.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen RMA dalam membangun ekosistem akademik yang produktif. Mahasiswa tidak hanya didorong untuk memperdalam khazanah keilmuan Islam di bangku perkuliahan, tetapi juga dilatih untuk mengolah gagasan menjadi tulisan yang berkualitas dan dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Dalam penyampaiannya, Ust. Zaenal Mustofa menegaskan bahwa kemampuan menulis merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki oleh seorang penuntut ilmu, khususnya mahasiswa Al-Azhar.
“Mahasiswa Al-Azhar tidak cukup hanya menjadi pembaca kitab yang baik, tetapi juga harus mampu menuangkan gagasan dan ilmunya dalam bentuk tulisan yang sistematis, argumentatif, dan bermanfaat. Menulis adalah cara mengabadikan ilmu sekaligus menyebarkan manfaat kepada umat.” ujar Ust. Zaenal Mustofa.
Ia juga mengajak seluruh mahasiswa untuk membiasakan diri menulis secara konsisten, dimulai dari hal-hal sederhana seperti membuat catatan kajian, laporan kegiatan, hingga artikel ilmiah dan opini.
Menurutnya, keterampilan menulis tidak lahir secara instan, melainkan melalui latihan yang berkesinambungan. Oleh karena itu, mahasiswa perlu membangun budaya membaca, berdiskusi, dan menulis sebagai satu kesatuan yang saling melengkapi dalam proses menuntut ilmu.
Melalui seminar ini, diharapkan lahir generasi mahasiswa Al-Azhar yang tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu-ilmu keislaman, tetapi juga mampu menyebarluaskan pemikiran dan gagasannya melalui karya tulis yang berkualitas. Tradisi menulis tersebut diharapkan menjadi bekal penting bagi para mahasiswa ketika kembali mengabdi di tengah masyarakat sebagai pendidik, dai, peneliti, maupun intelektual Muslim.
