Mengenal Wihdah Azhariyah Indonesia (WAZIN), Organisasi Perempuan Alumni Al-Azhar Mesir

Para Wisudawati Universitas Al-Azhar Mesir, Foto: Istimewa
Para Wisudawati Universitas Al-Azhar Mesir, Foto: Istimewa

Ciamis (Afwaja) – Wihdah Azhariyah Indonesia (WAZIN) merupakan organisasi yang menghimpun perempuan alumni Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Organisasi ini hadir sebagai wadah untuk mempererat ukhuwah, mengembangkan keilmuan, serta memperluas kontribusi perempuan alumni Al-Azhar dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat.

Keberadaan WAZIN turut diperkenalkan dalam kegiatan Mahrojan Tsuroyya Afwaja Center 2026, agenda pelepasan calon pelajar dan mahasiswa Al-Azhar Mesir angkatan 2026. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum WAZIN, Dr. Elly Warti Maliki, Lc., M.A., hadir memberikan pembekalan kepada para calon penuntut ilmu yang akan melanjutkan pendidikan ke Mesir.

Secara bahasa, kata wihdah berasal dari bahasa Arab yang berarti persatuan atau kesatuan. Nama tersebut mencerminkan semangat untuk menghimpun perempuan alumni Al-Azhar dari berbagai daerah dan generasi dalam sebuah wadah kebersamaan. Melalui persatuan tersebut, para alumni diharapkan dapat saling mendukung, bertukar pengalaman, dan mengembangkan potensi untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Sejarah WAZIN berkaitan erat dengan keberadaan Wihdah di Kairo, Mesir, yang didirikan pada 1989 oleh Dr. Elly Warti Maliki sebagai wadah bagi mahasiswi Indonesia di Mesir. Organisasi tersebut menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, mengembangkan kemampuan berorganisasi, dan mendukung kehidupan akademik para mahasiswi selama menempuh pendidikan.

Seiring perkembangan waktu, kebutuhan untuk menjaga hubungan antarlulusan dan memperkuat kontribusi mereka di Indonesia mendorong pembentukan WAZIN. Pada 19 Desember 2024, para alumni perempuan Universitas Al-Azhar mendeklarasikan organisasi ini di Jakarta. Pembentukannya bertujuan mempererat hubungan alumni yang tersebar di berbagai daerah sekaligus membangun ruang kolaborasi agar ilmu dan pengalaman yang diperoleh di Mesir dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia.

Dalam perkembangannya, WAZIN berorientasi pada penguatan ukhuwah, peningkatan kualitas keilmuan, pemberdayaan alumni, dan pengembangan dakwah. Organisasi ini juga mendorong kolaborasi lintas daerah agar para perempuan alumni Al-Azhar dapat berkontribusi dalam pendidikan, pembinaan masyarakat, dan kehidupan keagamaan.

Kiprah tersebut terlihat melalui pengembangan kepengurusan wilayah serta berbagai kegiatan keilmuan dan pemberdayaan. Pada Agustus 2026, WAZIN menyelenggarakan Temu Ukhuwah yang dirangkaikan dengan peresmian sekretariat DPP, peluncuran Majelis Ta’lim wa Muzakarah WAZIN (Mata Wazin), dan diskusi mengenai keuangan keluarga Islami.

Bagi calon pelajar dan mahasiswa Afwaja Center, pengenalan terhadap WAZIN memberikan gambaran bahwa perjalanan pendidikan di Universitas Al-Azhar tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik. Lebih dari itu, terdapat tanggung jawab untuk membangun persaudaraan, menjaga tradisi keilmuan, dan mempersiapkan diri agar mampu memberikan kontribusi setelah menyelesaikan studi.

Afwaja Center berupaya membekali calon pelajar dan mahasiswa dengan pemahaman mengenai lingkungan pendidikan dan kehidupan mahasiswa di Mesir. Kehadiran Ketua Umum WAZIN menjadi momentum untuk mengenalkan kiprah perempuan alumni Al-Azhar dalam memperkuat persatuan dan memperluas pengabdian kepada masyarakat.

Artikel Serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *