Ciamis – Afwaja Center kembali menggelar ujian tahdid mustawa untuk calon mahasiswa baru Universitas Al-Azhar Mesir. Ujian tersebut berlangsung pada Minggu, 7 Desember 2025, bertempat di Pesantren Darussalam Ciamis. Sebanyak 19 peserta dari berbagai daerah mengikuti ujian ini.
Ujian tahdid mustawa merupakan rangkaian awal sebelum peserta melanjutkan proses seleksi menuju Al-Azhar, setelah sebelumnya mengikuti masa karantina atau pembekalan intensif. Peserta yang lulus dengan predikat minimal mutaqaddim awwal berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya, yaitu dauroh ta’hiliyah, sebelum akhirnya mengikuti Ujian Hadatsah Mu’adalah.
Ujian tahdid mustawa ini menjadi yang terakhir di tahun 2025, sebelum direncanakan kembali digelar pada awal tahun 2026.
Afwaja Center terus melakukan sosialisasi untuk pendaftaran mahasiswa baru ke Universitas Al-Azhar. Lembaga ini memiliki visi besar agar putra-putri bangsa dapat menempuh pendidikan ke luar negeri, khususnya ke Mesir. Mesir, dengan sejarah keilmuan Islam yang panjang, menjadi salah satu destinasi paling diminati oleh pelajar Indonesia.
Universitas Al-Azhar Mesir sendiri dikenal sebagai salah satu pusat keilmuan Islam tertua di dunia. Selama lebih dari seribu tahun, Al-Azhar menjadi rujukan internasional dalam kajian keislaman, bahasa Arab, serta berbagai disiplin ilmu lain. Lingkungan akademiknya yang kosmopolit dan tradisi keilmuannya yang kuat menjadikan Al-Azhar sebagai pilihan utama para penuntut ilmu dari Indonesia.
Ustadz Yumna, selaku pimpinan Afwaja Center, menegaskan keseriusan lembaganya dalam mendukung para pelajar yang bercita-cita melanjutkan studi ke Mesir. Dalam kesempatan tersebut ia menyampaikan, “Kami berkomitmen membuka jalan seluas-luasnya bagi para pelajar Indonesia. Banyak di antara mereka memiliki potensi besar, dan Al-Azhar adalah tempat yang tepat untuk mengembangkan potensi itu. Afwaja Center akan terus melakukan terobosan dan mendampingi mereka hingga benar-benar siap berkuliah di luar negeri.”
Ia menambahkan, “Kami ingin memastikan bahwa putra-putri bangsa tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga membawa nama baik Indonesia melalui ilmu yang mereka peroleh di Al-Azhar Mesir.”

