Ciamis – Calon Mahasiswa Baru (Camaba) Universitas Al-Azhar Mesir yang telah mengikuti Ujian Tahdid Mustawa Gelombang 2, kini tengah melanjutkan proses pembelajaran dalam Program Dauroh Ta’hiliyah. Program ini merupakan tahap penting sebagai persiapan menjelang Ujian Hadatsah Mu’adalah yang akan dilaksanakan pada 15 Agustus mendatang.
Belajar Langsung dari Masayikh Al-Azhar
Program Dauroh Ta’hiliyah ini dilakukan secara online, dengan materi yang diajarkan langsung oleh masayikh (guru-guru besar) dari Universitas Al-Azhar. Materi-materi tersebut merupakan dasar penting yang akan diujikan dalam Hadatsah Mu’adalah, sebuah ujian penentu kelayakan masuk Universitas Al-Azhar.
Meski bersifat online dan bisa diikuti dari mana saja, Afwaja Center menganjurkan agar para peserta mengikuti dauroh dari tempat karantina yang telah disediakan. Hal ini karena di karantina, peserta mendapatkan berbagai kelebihan, seperti:
- Bimbingan belajar dan tambahan materi
- Belajar bersama peserta lain
- Lingkungan yang mendukung belajar
- Efisiensi waktu dan tenaga menjelang ujian, karena lokasi ujian Hadatsah juga dilaksanakan di tempat karantina
Karena alasan tersebut, sebagian besar peserta Dauroh Gelombang 2 memilih untuk tinggal di karantina, meski ada juga yang mengikuti dari rumah masing-masing.
Ragam Kesan Peserta Dauroh Ta’hiliyah
Selama mengikuti Dauroh, para peserta merasakan banyak manfaat, mulai dari peningkatan motivasi belajar, pemahaman materi, hingga pengalaman belajar langsung dari masayikh Al-Azhar. Berikut adalah kesan dari beberapa peserta:
Zahra Aulia Dewi – Camaba asal Lampung
“Saya senang mengikuti program ini. Saya jadi lebih semangat belajar lagi. InsyaAllah nanti saat di Mesir, saya ingin berbaur dan belajar bersama mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari negara lain.”
Putri Ramadhani – Camaba asal Sulawesi Barat
“Menurut saya, proses belajar selama Dauroh Ta’hiliyah sangat memuaskan. Tapi pada akhirnya kembali lagi pada diri masing-masing. Kadang saya merasa lelah atau tidak paham dengan penjelasan duktur, tapi saya tetap berusaha bertanya pada teman atau ustadzah. Secara umum, ta’hiliyah ini seru dan semoga saya bisa lulus Hadatsah Mu’adalah.”
Serly Aprilia – Camaba asal Malang
“Saya tak hanya mendapatkan ilmu selama dauroh di Ciamis, tapi juga banyak pelajaran hidup. Saya berharap bisa lancar berbahasa Arab, memahami ilmu-ilmu agama Islam, dan kelak memiliki ilmu yang bersanad.”
Harapan dari Ciamis untuk Dunia
Program Dauroh Ta’hiliyah menjadi jembatan penting bagi para calon mahasiswa Al-Azhar dalam mempersiapkan diri secara akademik dan mental. Suasana belajar yang mendukung, interaksi bersama teman sefrekuensi, serta semangat yang terpancar dari para peserta menjadi bukti bahwa generasi muda Indonesia siap menuntut ilmu di pusat keilmuan dunia Islam: Universitas Al-Azhar Mesir.
Afwaja Center terus berkomitmen mendampingi para camaba agar mampu melewati tahapan demi tahapan dengan baik, hingga akhirnya mereka dapat diterima sebagai mahasiswa resmi Al-Azhar dan menjadi duta ilmu serta akhlak bagi bangsa.

