Beasiswa BAZNAS Timur Tengah 2026 Resmi Dibuka, Siapkan Bantuan untuk 300 Mahasiswa

Foto oleh AXP Photography: https://www.pexels.com/id-id/foto/kota-tengara-penunjuk-penanda-18991579/
Foto oleh AXP Photography: https://www.pexels.com/id-id/foto/kota-tengara-penunjuk-penanda-18991579/

Ciamis (Afwaja) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi membuka pendaftaran Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Timur Tengah 2026 bagi 300 mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di delapan negara Timur Tengah. Pendaftaran berlangsung mulai 28 Oktober hingga 9 November 2026.

Program ini diluncurkan di Kairo, Mesir, pada Selasa (27/10/2026). Beasiswa tersebut ditujukan bagi mahasiswa jenjang sarjana (S1) dan magister (S2), dengan prioritas penerima dari jenjang S1. Delapan negara yang menjadi cakupan program ini adalah Mesir, Libya, Maroko, Tunisia, Turki, Suriah, Yordania, dan Yaman.

Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menjelaskan bahwa program Beasiswa Cendekia BAZNAS merupakan upaya untuk menjaga keberlangsungan pendidikan mahasiswa Indonesia sekaligus menyiapkan generasi yang unggul, berakhlak, dan mampu bersaing di tingkat global menuju Indonesia Emas 2045.

Pada tahun ini, BAZNAS menargetkan 300 penerima beasiswa baru dari berbagai provinsi di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sekitar 70 persen dialokasikan bagi mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Mesir, terutama di Universitas Al-Azhar, Kairo.

Penerima beasiswa akan memperoleh bantuan biaya hidup sebesar Rp1.000.000 per bulan selama maksimal dua tahun. Selain bantuan finansial, program ini menyediakan seragam pakaian dinas harian (PDH), pendampingan melalui mentoring bulanan, serta dukungan biaya untuk mengikuti kompetisi atau konferensi tertentu.

Untuk mendukung pelaksanaan program selama 24 bulan, BAZNAS menyiapkan anggaran sebesar Rp8.162.500.000. Program ini diharapkan tidak hanya membantu mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan selama menempuh pendidikan, tetapi juga mendorong pengembangan kapasitas akademik, kepemimpinan, dan kontribusi sosial mereka setelah menyelesaikan studi.

Adapun persyaratan utama pendaftaran meliputi status Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan KTP dan Kartu Keluarga, beragama Islam, serta berstatus sebagai mahasiswa aktif tingkat 1–4 yang dibuktikan dengan isbat qayyid atau surat keterangan aktif dari kampus yang masih berlaku. Pendaftar juga tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain, belum menikah dan bersedia tidak menikah selama menerima beasiswa, memiliki prestasi akademik maupun nonakademik, serta mempunyai hafalan Al-Qur’an.

Calon pendaftar wajib melengkapi seluruh dokumen administrasi sesuai ketentuan yang ditetapkan BAZNAS. Karena itu, mahasiswa yang berminat perlu membaca petunjuk teknis secara menyeluruh sebelum mengirimkan berkas pendaftaran.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan resmi yang disediakan BAZNAS. Petunjuk teknis dan format dokumen persyaratan dapat diakses melalui https://bazna.as/JuknisBCBTimteng2026, sedangkan pengumpulan berkas dilakukan melalui https://bazn.as/DaftarBCBTimteng2026.

Dengan dibukanya program ini, mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Timur Tengah kembali memperoleh kesempatan untuk mendapatkan dukungan finansial dan pembinaan selama masa studi. Beasiswa ini sekaligus menjadi bentuk perhatian terhadap pengembangan generasi Muslim terdidik yang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, umat, dan bangsa setelah menyelesaikan pendidikan.

Sumber: BAZNAS RI dan NU Online.

Artikel Serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *