Ciamis – Afwaja Center kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda dengan sukses menyelenggarakan Festival Kultum Ramadhan Internasional 2026. Kegiatan ini menjadi momentum istimewa untuk memeriahkan bulan suci Ramadhan sekaligus memberikan wadah bagi pelajar dan mahasiswa, baik dari dalam negeri maupun pelajar Indonesia di luar negeri, untuk menyalurkan bakat dan kreativitas mereka dalam berdakwah.
Festival yang mengangkat tema “Bulan Ramadhan sebagai Pembentukan Karakter Islami” ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah. Para peserta menyampaikan pesan-pesan dakwah yang menekankan pentingnya menjadikan Ramadhan sebagai sarana pembinaan diri, peningkatan ketakwaan, serta penguatan nilai-nilai akhlak mulia seperti kejujuran, kesabaran, kedisiplinan, empati, dan kepedulian sosial.
Setelah melalui proses penilaian yang ketat oleh dewan juri, panitia akhirnya mengumumkan lima pemenang terbaik, mulai dari Juara 1 hingga Harapan 2. Salah satu prestasi membanggakan diraih oleh Zakhia, mahasiswi Universitas Padang, yang berhasil meraih Juara 2 dalam ajang bergengsi tersebut.
Dalam keterangannya, Zakhia mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas pencapaian ini. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, terutama keluarga, dosen, dan teman-temannya.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Afwaja Center yang telah menyelenggarakan festival ini. Kegiatan seperti ini memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan kemampuan berdakwah serta mengembangkan potensi diri,” ungkap Zakhia.
Zakhia menjelaskan bahwa dalam kultumnya ia menekankan bagaimana Ramadhan menjadi momentum strategis untuk membentuk karakter Islami. Melalui ibadah puasa, umat Islam dilatih untuk mengendalikan diri, meningkatkan keikhlasan, memperkuat kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa empati terhadap sesama.
“Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga proses pendidikan spiritual yang membentuk pribadi yang lebih sabar, jujur, dan peduli terhadap orang lain. Nilai-nilai inilah yang saya sampaikan dalam kultum,” tambahnya.
Lebih lanjut, Zakhia juga mengajak para generasi muda untuk terus berprestasi dan tidak ragu mengembangkan diri di berbagai bidang, khususnya dalam dakwah Islam yang menyejukkan dan penuh nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
“Saya mengajak teman-teman muda untuk terus berkarya, berprestasi, dan berani mencoba berbagai kesempatan. Ajang seperti ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang proses belajar dan berbagi inspirasi,” ujarnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi khusus kepada Afwaja Center yang telah memberikan wadah bagi anak muda untuk berkarya dan menebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.
“Terima kasih Afwaja Center telah memberikan ruang bagi anak muda untuk berkarya dan berkembang. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak generasi muda di masa mendatang,” tuturnya.
Festival Kultum Ramadhan Internasional ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang terus melahirkan dai dan dai’ah muda yang berkualitas, serta memperkuat semangat dakwah Islam yang moderat dan inklusif. Keberhasilan Zakhia menjadi bukti bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam menyebarkan nilai-nilai keislaman yang damai dan inspiratif.

