Ciamis – Ujian Hadatsah Mu’adalah, atau yang juga dikenal sebagai ujian penyetaraan ijazah, akan dilaksanakan pada Rabu, 13 Agustus mendatang. Ujian ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pendaftaran calon mahasiswa Universitas Al-Azhar, Mesir.
Setelah menjalani Dauroh Ta’hiliyah selama 40 hari, seluruh materi yang telah dipelajari dalam program tersebut akan diuji dalam Ujian Hadatsah Mu’adalah. Ujian ini akan diselenggarakan di Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu MAN 1 Darussalam, Ciamis. Acara ini juga akan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan dari pemerintahan, Kementerian Agama, serta para pimpinan pesantren di wilayah Ciamis.
Sebagai bentuk persiapan dan keseriusan dalam menghadapi ujian tersebut, Afwaja Center menggelar try out bagi para calon mahasiswa baru (camaba). Try out ini dirancang agar para camaba dapat berlatih mengerjakan soal-soal ujian yang kemungkinan besar tidak jauh berbeda dari soal-soal tahun-tahun sebelumnya. Melalui latihan ini, mereka diharapkan lebih siap dan percaya diri saat menghadapi ujian sebenarnya.
Ustadzah Raras, Kepala Bidang Pengajaran, menekankan pentingnya pelaksanaan try out ini.
“Try out dilaksanakan agar mereka memiliki gambaran. Ini sangat penting karena mereka akan lebih terlatih. Yang paling utama adalah penguasaan materi yang telah mereka pelajari selama 40 hari, dan puncaknya adalah pada saat ujian nanti. Kami berharap mereka tidak hanya mampu menjawab soal, tetapi juga benar-benar memahami materi dengan baik,” ungkapnya.
Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, seluruh elemen diharapkan dapat bersinergi. Para camaba harus semakin serius dalam mempersiapkan diri, para asatidz mematangkan persiapan teknis dan materi ujian, serta semua pihak terkait berperan aktif dalam menyukseskan acara ini. Semua upaya ini bertujuan untuk mengantarkan para peserta meraih impian mereka: melanjutkan studi di Universitas Al-Azhar, Mesir.
