70 Persen Kuota Beasiswa BAZNAS Timur Tengah 2026 Dialokasikan untuk Mahasiswa Mesir

Al-Azhar Kairo Mesir, Kampus islam kelas Dunia.
Al-Azhar Kairo Mesir, Kampus islam kelas Dunia.

Ciamis (Afwaja) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia membuka peluang bagi mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di kawasan Timur Tengah melalui program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Timur Tengah 2026. Dari total 300 kuota yang disediakan, sebanyak 70 persen dialokasikan bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di Mesir, termasuk mahasiswa Universitas Al-Azhar.

Program ini menjadi salah satu bentuk dukungan BAZNAS terhadap keberlangsungan pendidikan mahasiswa Indonesia di luar negeri, khususnya mereka yang sedang menempuh studi di negara-negara Timur Tengah. Melalui bantuan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat lebih fokus menjalani perkuliahan sekaligus meningkatkan kapasitas akademik dan kontribusinya bagi masyarakat.

Berdasarkan informasi yang disampaikan BAZNAS RI, total kuota Beasiswa Cendekia Timur Tengah 2026 mencapai 300 penerima yang tersebar di delapan negara. Dengan alokasi 70 persen untuk Mesir, jumlah tersebut setara dengan sekitar 210 kuota apabila dihitung dari keseluruhan kuota program.

Meski demikian, alokasi tersebut merupakan pembagian kuota penerima berdasarkan negara tujuan studi, bukan berarti BAZNAS menanggung 70 persen dari seluruh biaya pendidikan mahasiswa. Oleh karena itu, calon pendaftar perlu memahami bentuk bantuan dan persyaratan program sebelum mengajukan permohonan beasiswa.

Dalam program BCB Timur Tengah 2026, penerima beasiswa memperoleh bantuan uang saku sebesar Rp1 juta per bulan selama maksimal dua tahun. Selain itu, program ini menyediakan fasilitas pendukung berupa seragam Pakaian Dinas Harian (PDH), mentoring bulanan, serta dukungan untuk mengikuti kompetisi atau konferensi tertentu sesuai ketentuan program.

Beasiswa tersebut ditujukan bagi mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi kawasan Timur Tengah. Sasaran program mencakup mahasiswa aktif jenjang sarjana tingkat satu hingga empat serta mahasiswa magister sesuai persyaratan yang ditetapkan BAZNAS.

Bagi mahasiswa Indonesia di Mesir, khususnya yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar, program ini dapat menjadi salah satu alternatif dukungan finansial selama menjalani studi. Selain membantu memenuhi sebagian kebutuhan bulanan, pendampingan dan fasilitas pengembangan diri yang disediakan diharapkan dapat menunjang peningkatan prestasi akademik dan kapasitas kepemimpinan mahasiswa.

BAZNAS menjadwalkan pendaftaran Beasiswa Cendekia Timur Tengah 2026 pada 28 Oktober hingga 9 November 2026. Calon peserta perlu memperhatikan pengumuman resmi mengenai persyaratan administrasi, mekanisme pendaftaran, dokumen yang harus disiapkan, serta tahapan seleksi.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi BAZNAS RI di www.baznas.go.id. Calon pendaftar disarankan membaca panduan program secara menyeluruh untuk memastikan kesesuaian persyaratan dan kelengkapan dokumen sebelum mendaftar.

Sumber : Baznas RI, Antara News

Artikel Serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *