Ciamis (Afwaja) – Pondok Pesantren Shibghatul Azhar Asy-Syarif resmi diresmikan dalam rangkaian kegiatan Mahrojan Tsuroyya, yakni acara pelepasan calon pelajar dan mahasiswa Al-Azhar Mesir angkatan 2026. Peresmian ini menjadi langkah baru dalam pengembangan pendidikan Islam di Kabupaten Ciamis dengan mengusung semangat keilmuan Islam yang berorientasi pada tradisi pendidikan Universitas Al-Azhar, Mesir.
Peresmian pondok pesantren dilakukan secara simbolis oleh Ustadz Yumna Ilahy selaku pimpinan Afwaja Center sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Shibghatul Azhar Asy-Syarif melalui prosesi pengguntingan pita. Momen tersebut turut disaksikan sejumlah tokoh agama, tokoh pendidikan, serta unsur pemerintahan dan keamanan yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Hadir dalam kesempatan itu Syekh Jamal Al-Faruq dari Mesir, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ciamis KH. Saiful Uyun, serta perwakilan Bupati Ciamis, Drs. Wawan Ruhyat, M.M., selaku Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum.
Turut hadir Ketua Umum Wihdah Azhariyah Indonesia (WAZIN), Dukturah Elly Warti Maliki, Lc., M.A.; perwakilan Kapolsek Cijeungjing, Purwanto; Camat Cijeungjing, H. Jajang; Ketua PCNU, Arif Ismail; Ketua Paguyuban Alumni Al-Azhar Mesir (PAAM) Jawa Barat, Yopi; unsur Kamtibmas dan Babinsa; serta Kepala Desa setempat, Waryo.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan dan perhatian terhadap upaya pengembangan lembaga pendidikan Islam yang diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat, khususnya dalam mencetak generasi muda yang memiliki dasar keilmuan agama yang kuat.
Mengusung Tradisi Keilmuan Al-Azhar Mesir
Pondok Pesantren Shibghatul Azhar Asy-Syarif hadir dengan semangat untuk mengembangkan pendidikan Islam yang berlandaskan tradisi keilmuan Al-Azhar Mesir. Sebagai salah satu pusat keilmuan Islam yang telah berkembang selama berabad-abad, Universitas Al-Azhar dikenal memiliki tradisi pembelajaran keislaman yang mengintegrasikan penguasaan ilmu agama, pendalaman literatur klasik, serta pembentukan karakter dan akhlak.
Melalui pendirian pesantren ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang memperoleh kesempatan untuk mempelajari ilmu-ilmu keislaman secara mendalam sekaligus mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, termasuk ke Mesir.
Ustadz Yumna Ilahy menyampaikan bahwa pendirian Pondok Pesantren Shibghatul Azhar Asy-Syarif merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperluas akses pendidikan Islam yang berkualitas bagi masyarakat.
“Pendirian Pondok Pesantren Shibghatul Azhar Asy-Syarif ini merupakan ikhtiar kami untuk menghadirkan lingkungan pendidikan Islam yang menanamkan kecintaan terhadap ilmu, membentuk akhlak, serta mengenalkan para santri pada tradisi keilmuan Al-Azhar Mesir. Kami berharap pesantren ini dapat menjadi tempat lahirnya generasi yang tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki karakter dan kesiapan untuk berkontribusi bagi masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, pendidikan pesantren tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi keagamaan, tetapi juga pada pembentukan pribadi santri yang memiliki adab, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Oleh karena itu, pengembangan lingkungan belajar yang mendukung pertumbuhan intelektual dan spiritual menjadi salah satu hal penting dalam penyelenggaraan pendidikan di pesantren.
Membuka Pendaftaran Santri Baru
Seiring dengan peresmian tersebut, Pondok Pesantren Shibghatul Azhar Asy-Syarif juga mulai membuka pendaftaran santri baru. Langkah ini menjadi awal bagi masyarakat yang ingin memperoleh pendidikan Islam dengan orientasi keilmuan yang merujuk pada tradisi Al-Azhar Mesir.
Pembukaan pendaftaran diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada para calon santri untuk bergabung dan menempuh pendidikan di lingkungan pesantren. Dengan dukungan berbagai pihak, lembaga ini diharapkan mampu berkembang menjadi salah satu pusat pendidikan Islam yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Ciamis dan sekitarnya.
Peresmian Pondok Pesantren Shibghatul Azhar Asy-Syarif melalui rangkaian Mahrojan Tsuroyya Angkatan 2026 pun menjadi momentum penting bagi Afwaja Center dalam memperluas kontribusinya di bidang pendidikan Islam.
Ke depan, keberadaan pesantren ini diharapkan tidak hanya memperkuat pendidikan keagamaan di tingkat lokal, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang berwawasan luas, berakhlak mulia, dan memiliki semangat untuk mendalami serta mengembangkan keilmuan Islam.


