Ciamis (Afwaja) – Afwaja Center kembali menggelar Sekolah Kader Afwaja (SKA) pada Senin, 31 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program kaderisasi yang bertujuan membekali para kader dengan pengetahuan, keterampilan, dan wawasan untuk menunjang kapasitas mereka sebagai kader Afwaja Center.
Sekolah Kader Afwaja telah berlangsung dalam beberapa pertemuan dengan menghadirkan beragam materi, mulai dari kepenulisan, komunikasi, kewanitaan, ilmu alat, hingga kepemimpinan. Setiap materi disusun agar para kader memperoleh bekal yang dapat diterapkan dalam kehidupan akademik maupun organisasi.
Pada pertemuan kali ini, para kader mengikuti seminar dengan tema “Jiwa dan Karakteristik Kepemimpinan.” Materi tersebut membahas pentingnya membangun jiwa kepemimpinan serta karakter yang perlu dimiliki oleh seorang pemimpin dalam menjalankan amanah dan menghadapi berbagai dinamika organisasi.
Seminar menghadirkan Ustaz Wildan Akbar Fathurrahman sebagai pemateri. Para kader diajak memahami bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang kemampuan memberikan arahan kepada orang lain, tetapi juga berkaitan dengan tanggung jawab, kedisiplinan, kemampuan mengambil keputusan, serta keteladanan.
Kepemimpinan juga tidak selalu berkaitan dengan jabatan atau posisi tertentu. Jiwa kepemimpinan dapat tumbuh melalui kebiasaan bertanggung jawab, mampu bekerja sama, memiliki kepedulian, dan berani mengambil peran ketika dibutuhkan. Karena itu, pembentukan karakter kepemimpinan menjadi bagian penting dalam proses kaderisasi.
Salah satu kader Afwaja Center yang mengikuti kegiatan tersebut, mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai makna kepemimpinan. Menurutnya, seorang pemimpin tidak hanya dituntut mampu memimpin orang lain, tetapi juga harus mampu memimpin dirinya sendiri.
“Materinya sangat menarik dan membuka pemahaman saya tentang kepemimpinan. Ternyata kepemimpinan bukan hanya bagaimana kita memimpin orang lain, tetapi juga bagaimana kita mampu bertanggung jawab, disiplin, dan memiliki karakter yang baik,” ungkap Geisla.
Ia menambahkan, materi tersebut relevan bagi para kader karena karakter kepemimpinan perlu dibangun sejak dini dan dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan.
“Saya merasa materi ini sangat relevan bagi kami sebagai kader. Banyak hal yang bisa langsung diterapkan, bukan hanya dalam organisasi, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Saya jadi lebih sadar bahwa jiwa kepemimpinan perlu terus dilatih dan dibentuk sejak sekarang,” lanjutnya.
Sementara itu, salah satu pengurus Afwaja Center, Ustaz Zaenal, menyampaikan bahwa Sekolah Kader Afwaja merupakan ikhtiar untuk meningkatkan kualitas para kader. Menurutnya, kader tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga perlu memiliki karakter, keterampilan, dan kemampuan berorganisasi.
“Harapannya, para kader tidak hanya menjadi pribadi yang memiliki pengetahuan, tetapi juga mampu mengembangkan potensi, berkomunikasi dengan baik, memimpin, serta memberikan kontribusi positif di lingkungan masing-masing,” jelas Ustaz Zaenal.
Melalui Sekolah Kader Afwaja, Afwaja Center berupaya membentuk kader yang memiliki fondasi keilmuan, keterampilan, serta karakter kepemimpinan yang kuat sebagai bekal dalam perjalanan akademik, organisasi, dan pengabdian dalam membimbing para santri Afwaja Center.


