Ciamis (Afwaja) – Afwaja Center menggelar program karantina intensif sebagai bentuk pembekalan bagi calon mahasiswa Universitas Al-Azhar Kairo dan calon santri Afwaja Center Boarding Mesir. Kegiatan yang berlangsung di Pondok Pesantren Shibghatul Azhar Asy-Syarif, Ciamis, ini diawali dengan penyambutan peserta oleh pimpinan pesantren, Drs. KH. Suyono, M.Si., di Aula Afwaja Center.
Peserta karantina berasal dari berbagai daerah di Indonesia dengan tujuan yang sama, yakni mempersiapkan diri menghadapi Ujian Tahdid Mustawa yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Juli. Hingga saat ini, program diikuti oleh 29 calon mahasiswa putra, 12 calon mahasiswi, serta 11 calon santri putra Afwaja Center Boarding Mesir. Selama masa karantina, para peserta mendapatkan pembinaan intensif sebagai bekal untuk menghadapi ujian penempatan kemampuan bahasa Arab yang menjadi salah satu tahapan penting sebelum memulai studi di Al-Azhar.
Universitas Al-Azhar Kairo merupakan salah satu pusat keilmuan Islam tertua di dunia yang telah melahirkan banyak ulama dan cendekiawan Muslim dari berbagai negara. Seluruh proses pembelajaran di Al-Azhar menggunakan bahasa Arab, sehingga setiap mahasiswa internasional diwajibkan memiliki kemampuan bahasa yang memadai. Melalui Ujian Tahdid Mustawa, kemampuan peserta dipetakan untuk menentukan level pembelajaran bahasa Arab yang sesuai sebelum memasuki perkuliahan.
Selama karantina, peserta mengikuti jadwal pembelajaran yang padat sejak setelah salat Subuh hingga malam hari. Materi yang dipelajari meliputi nahwu, sharaf, mufradat, qira’ah, istima’, hingga latihan percakapan bahasa Arab. Program ini dirancang untuk memperkuat penguasaan dasar-dasar bahasa Arab sekaligus membiasakan peserta menghadapi pola soal yang akan diujikan dalam Tahdid Mustawa.
Salah satu pengajar, Ustadzah Nasa, menyampaikan bahwa seluruh tim pengajar berupaya memberikan pendampingan secara maksimal agar setiap peserta dapat menghadapi ujian dengan percaya diri dan memperoleh hasil terbaik. Menurutnya, selain penguasaan materi, kedisiplinan dan konsistensi belajar selama karantina menjadi faktor penting dalam meningkatkan kemampuan bahasa Arab para peserta.
Melalui program karantina ini, Afwaja Center menegaskan komitmennya untuk mendampingi calon mahasiswa sejak tahap persiapan di Indonesia hingga melanjutkan studi di Mesir. Diharapkan, pembekalan yang intensif tidak hanya membantu peserta meraih hasil optimal dalam Ujian Tahdid Mustawa, tetapi juga menjadi bekal awal untuk menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar Kairo dengan lebih siap dan percaya diri.


